21 Ogos 2010

Nurul Izzah bakal ganti Musdah Mulia sebagai tokoh pluralisme agama halalkan gay ?


Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh

"Indonesia belum memiliki tokoh politik muslimah yang mampu melakukan dialog dengan berbagai kelompok, terbuka dan pluralis, namun pada saat yang sama tidak kehilangan identitas kemuslimahannya", demikian disampaikan Ketua Umum PB HMI, M Chozin Amirullah kepada Nurul Izzah Anwar dalam pertemuan tertutup di Jakarta, Rabu (4/8).

Chozin mengharapkan Nurul Izzah mampu menjadi tokoh politik perempuan Islam yang mampu menginspirasi perempuan-perempuan Indonesia, khususnya generasi muda. Nurul Izzah Anwa di sela-sela lawatan politiknya di Indonesia menyempatkan diri menerima khusus PB HMI yang dipimpin langsung oleh Ketua Umum dan didampingi oleh Imam Subkhan dari Komisi Hubungan Internasional, Qusthan dari Lembaga Seni dan Budaya Islam dan Muzrin dari Komisi Politik. Pertemuan ini merupakan kelanjutan dari perbincangan PB HMI dengan Anwar Ibrahim dan beberapa tokoh politik muda Malaysia di Kuala Lumpur pada bulan Juli lalu.

Dalam pertemuan selama tiga jam banyak persoalan kontemporer menyangkut isu politik, ekonomi, agama dan budaya yang dibahas. Nurul Izzah yang didampingi oleh Nik Azmi, salah seorang politisi muda PKR, menyampaikan apresiasinya kepada HMI yang terus mengikuti perkembangan politik Malaysia termasuk kasus fitnah liwat yang dikenakan kepada Datok Anwar Ibrahim oleh rezim Pemerintah Malaysia. Selain itu, Nurul, perempuan cantik berjilbab yang sudah memiliki dua anak ini, mengharapkan HMI mau berbagi pengalaman dengan gerakan-gerakan mahasiswa di Malaysia khususnya strategi gerakan untuk melakukan rekayasa perubahan sosial.

Senada dengan Nurul, Nik Azmi juga berpandangan sama. HMI dapat menjadi inspirasi bagi gerakan mahasiswa Malaysia dengan mengacu pengalaman melakukan perubahan-perubahan di Indonesia.

Merespon gagasan dari Nurul Izzah, Imam Subkhan dari Komisi Hubungan Internasional telah menyatakan kesiapannya untuk membagi pengalaman HMI dengan gerakan mahasiswa Malaysia. Selain itu HMI juga telah merencanakan program "Nurul Goes to Campus" , yaitu sebuah program yang mempertemukan Nurul Izzah dengan aktifis-aktifis kampus khususnya aktifis muslimah.


Nurul bisa menjadi inspirasi bagi kalangan muda untuk tidak pernah menyerah kepada ketidakadilan. Di akhir pertemuan menjelang tengah malam, Nurul berpesan agar HMI tetap istiqomah dalam perjuangan dan tetap menjalin persahabatan dengan gerakan muda Malaysia termasuk tokoh-tokoh politiknya.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarokatuh


Salam
Imam Subkhan
Ketua Komisi Hubungan Internasional HMI,

#Himpunan Mahasiswa Islam merupakan tempat tokoh Islam Liberal Indonesia Nucolish Majid mengasah bakat sebagai aktivis. Klik Sini .

Himpunan Mahasiswa islam ini ditubuhkan untuk memastikan konsep pancasila terus diamalkan di Indonesia dan pada tahun 1998 pernah bertindak mengetuai siri demonstrasi menjatuhkan Suharto sebagai Presiden republik Indonesia. klik sini

4 ulasan:

Tanpa Nama berkata...

nurul izzah ni mungkin di Indonesia boleh le ditatang. tunggu le hingga terbongkar kes yg dia menipu dan menyembunyikan fakts ttg bapak dia barulah tahu sapa anak beranak ni.

tiada rasa hormat langsung sy pd si nurul Izzah ni yg tiada jati diri dan sgt sombong. nk dptkan sokongan berlakon le senyum..cuba terjumpa dia..muka mcm apa lg. jgn kata nk dptkan senyuman, takkan ditolehnya kita yg tiada apa2 erti pd dia. masa nk pilihanraya nnt baru le terhegeh-hegeh.....

Tanpa Nama berkata...

INI ADALAH HASIL KERJA IDEA PAK LAH@SAMDOL PM KITA YANG PALING LEMAH.. DAN SUKA DI PUJI..DAN TAK GUNA AKAL ...INI LAH HASILNYA KITA DAPAT PM YANG ZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZZ DULU...YG UNTUNG MENGHANTU DIA DAN PUAK PEMBANGKANG ..YG MELAYU HANYA DAPAT SUSAH.. PAS/ KENA LIWAT DGN PKR DAN DAP KUDAKAN PAS...PAS KIRA MCM GRO LA..

Tanpa Nama berkata...

Izzah selamatkan Nuar...
Izzah Selamatkan Nuar...
Izzah selamatkan Nuar...Gay...
Izzah selamatkan nuar gay seorang...

Tanpa Nama berkata...

izah tahu bapaknya gay...kesian ngan penyokongnya..ha ha ha